Minggu, 01 Mei 2011

Kematian Bin Laden, Apakah Akhir dari "War On Terrorism"

Baru saja penulis membaca sebuah astikel yang menyebutkan bahwa salah satu tokoh teroris yang paling diburu oleh AS Osama Bin Laden meninggal di Pakistan. Tentu sesuatu yang cukup mengejutkan di awal bulan mei ini, dan mungkin hal ini akan membuat pemerintahan AS sendiri legawa setelah 10 tahun terjadinya tragedi 11 September 2001 yang lalu. Lantas apakah dengan kematian Bin Laden ini membuat dunia semakin aman? tidak ada lagi intervensi dan invasi AS dan sekutunya ke negara-negara lain?

Namun rasanya kematian Bin Laden tidak akan berpengaruh banyak terhadap keadaan keamanan dunia. Masalah Libya masih menjadi sorotan utama dimana disana terlihat bagaimana intervensi NATO malah menimbulkan banyak kontranya dari pada pronya. Ataukah kematian Bin Laden ini hanya sebagai isapan jempol belaka? hanya untuk memperkuat posisi sang Presiden Obama yang akan maju lagi di pemilihan umum AS dan memulai kampanye tahun depan? hal ini terasa agak aneh mengingat Bin Laden merupakan tokoh yang sangat sulit dicari keberadaannya. Bush saja yang menjabat selama dua periode di AS tidak bisa menangkap tokoh terorisme ini. Bagaimana dengan janji Obama sendiri yang menginginkan adanya kedekatan antara hubungan AS dengan negara-negara Islam? karena selama sepuluh tahun terakhir image teroris sering disematkan dengan islam yang mengatasnamakan perjuangan di jalan jihad.

Di Indonesia sendiri masalah terorisme juga masih hangat-hangatnya menjadi bahasan yang sering muncul di pemberitaan media cetak maupun elektronik. Terjadinya aksi pemboman di beberapa tempat tentu membuat rasa cemas di kalangan masyarakat. Yang paling penulis tidak terima ialah Bom yang terjadi di Cirebon. Bom ini terjadi di Masjid saat berlangsungnya shalat jumat. Sunggguh seseorang yang tidak memiliki rasionalitas dan rasa simpatik ketika melakukan pemboman di tempat peribadatan. Terlepas dari masjid, gereja, pura, ataupun wihara hal ini tentu menyalahi asas kebebasan beragama yang ada di Indonesia. Ketika penulis masih duduk di bangku taman kanak-kanak penulis masih ingat bagaimana ibu guru mengajarkan untuk saling toleransi dan menghargai perbedaan. Indonesia mempunyai slogan Bhinneka Tunggal Ika, bagaimanapun juga perbedaan lah yang menimbulkan bangsa ini, keberagaman lah yang mencipyakannya.

Semoga saja kematian Bin Laden ini memang benar adanya. Dan tidak seperti lirik lagu, "gugur satu tumbuh seribu" dalam artian dengan kematian ini semoga tidak memunculkan tokoh ataupun gerakan terorisme lain yang mana dapat mengancam keamanan dunia. Adanya perpetual peace pun dapat terwujud.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar